Gula Darah Diabetes

Gula Darah Diabetes

HIDUP tetap NYAMAN bersama  DIABETES MELITUS dengan Makanan Diabetes

Penyakit diabetes mellitus, atau lebih dikenal di lndonesia dengan Nama penyakit kencing manis, penyakit ini adalah salah satu penyakit yang Angka kejadiannya kian meningkat. Diabetes melitus merupakan kegagalan pengolahan karbohidrat dalam tubuh yang disebabkan oleh kurangnya hormon insulin, sehingga karbohidrat tidak dapat dipergunakan oleh sel untuk diubah menjadi energi . Akibatnya, karbohidrat yang ada di dalam tubuh dalam bentuk gula akan tertumpuk dalam darah dan hal inilah yang menyebabkan terjadinya penumpukan gula dalam darah.

Peningkatan angka kejadian diabetes mellitus, selain dari faktor keturunan juga sangat erat dengan gaya hidup, yakni asupan makanan yang berlebihan dan kurangnya olahraga.Penyakit diabetes ini sebenarnya bisa dicegah , yakni dengan menjaga pola makan yang sehat yakni makanan diabetes  secara  seimbang serta berolahraga secara disiplin dan teratur. Jika seseorang yang sudah divonis menderita diabetes, maka dokter biasanya mengatakan penderita akan hidup selamanaya dengan diabetes melitus itu. Tapi, jangan khawatir dan putus asa penderita diabetes mellitus masih bisa “hidup nyaman dan berumur panjang, karena penyakit ini bisa dikendalikan dengan makanan diabetes dan terapi diabetes


                 Kadar glukosa darah dikatakan sebagai diabetes mellitus adalah :

                          Kadar Gula darah sesaat Lebih dari 200 mg/dL

                   Kadar Gula darah setelah 8 jam puasa lebih dari 126 mg/dL

                    Kadar Gula darah 2 jam setelah makan lebih dari 200 mg/dL

Berikut beberapa hal yang harus di lakukan untuk mencegah dan mengatasi penyakit diabetes :

 

1. Menjalani Gaya Hidup Sehat

gaya hidup sehatBagaimanakah  gaya hidup sehat itu, Secara umum, gaya hidup sehat adalah  tidak merokok,tidak minum alkohol berada pada berat badan yang ideal, makan makanan sehat dan berolah raga secara teratur. Sederhana bukan?

Trik untuk hidup sehat adalah dengan membuat perubahan kecil mengambil langkah-langkah kecil misalnya menambah asupan buah,  menambah porsi sayuran,mengurangi porsi makan nasi, perbanyak minum air putih dan hindari minum dengan gula. Untuk penderita diabetes pahami dan taati makanan diabetes, Gampang bukan ?

2. Jaga dan Pertahankan Berat Badan Ideal

Kegemukan berpotensi memicu penyakit kronis,termasuk diabetes mellitus. Mereka yang kegemukan berpeluang terkena diabetes mellitus 18 kali lebih besar dibanding kan dengan yang berberat badan ideal. Munculnya kegemukan dan diabetes dapat disebabkan oleh melimpahnya glukosa darah (gula darah) akibat makan berlebihan. lnsulin tubuh dapat menurunkan glukosa darah, memasukkannya ke dalam sel, lalu mengubahnya menjadi cadangan energi berupa lemak yang tertimbun di dalam tubuh sehingga dapat menambah berat badan dan menyebabkan kegemukan.  Cara Sederhana untuk mempertahankan berat badan yang ideal adalah Anda dengan menambahkan aktivitas fisik sedikit lebih banyak dalam keseharian anda. Jika Anda tidak siap untuk program terstruktur, mulai dari kecil. Setiap aktufitas kecil seperti berjalan akan membakar lebih banyak kalori, selain itu  pengaturan pola makan dengan makanan diabetes  adalah cara yang baik untuk menurunkan berat badan

3. Lakukan Olahraga Secara Teratur

olah raga teratur

Olah Raga Teratur

Olah raga yang teratur, tidak hanya akan memperbaiki peredaran darah, bahkan dapat meningkatkan pembakaran kalori dalam tubuh yang tertumpuk sehingga terhindar dari kegemukan, Olahraga yang cukup juga akan memperbaiki kerja insulin sehingga insulin dapat berfungsi dengan baik dan mendorong pembakaran glukosa yang ada dalam darah menjadi energi.  Jenis olahraga yang dianjurkan adalah olahraga yang bersifat aerobik seperti jalan cepat, bersepeda, jogging, dan renang. Dengan melakukan olahraga yang bersifat aerobik, pembakaran dapat terjadi secara menyeluruh dalam tubuh dan dapat menjaga aliran darah yang baik untuk seluruh tubuh. Dianjurkan berolahraga selama 30-45 menit perhari dengan frekuensi 4-5 kali per minggu. Kegiatan fisik dan olahraga bermanfaat bagi setiap orang karena dapat meningkatkan kebugaran, mencegah kelebihan berat badan, meningkatkan fungsi jantung, paru, dan otot, serta memperlambat Proses Penuaan.

 

 4. Terapkan Pola Makan Sehat

Pola Makan SehatPenerapan pola makan sehat bagi penderita diabetes dengan makanan diabetes yakni dengan  porsi makan yang disesuaikan dengan kebutuhan energi dan pembagian waktu makan sebanyak 6 kali setiap hari. Perbandingan komposisi Prinsip Gizi Seimbang bagi penderita diabetes mellitus adalah, karbohidrat 60%, protein 10-15%, dan lemak 20-25%.

5. Makanlah Makanan Sumber Karbohidrat Kompleks dan Serat Karbohidrat Kompleks (Tepung-tepungan)

Bahan makanan untuk makanan diabetes paling baik adalah dari sumber karbohidrat kompleks, di antaranya padi-padian (beras merah, jagung, gandum), umbi-umbian (singkong, ubi jalar, kentang), dan sagu. Proses pencernaan dan penyerapan karbohidrat kompleks di dalam tubuh berlangsung lebih lama daripada Proses pencernaan dan penyerapan karbohidrat sederhana, sehingga dengan mengonsumsi karbohidrat kompleks, orang tidak segera lapar.

- Serat
Serat merupakan makanan diabetes yang baik sekali , serat adalah bagian karbohidrat yang tak dapat dicerna. Kelompok ini banyak terdapat pada buah, sayuran, padi-padian, dan produk sereal. Serat terdiri dari dua jenis yaitu serat larut (pembentuk gel) seperti pektin dan guargum serta serat tidak larut seperti selulosa dan bran. Kedua jenis serat ini banyak terdapat pada padi-padian, kacang-kacangan,tempe, sayuran, dan buah.

jeruk_bali_makanan_serat_tinggi

Jeruk Bali Serat Tinggi

Serat dalam jumlah cukup akan menurunkan kecepatan absorpsi atau penyerapan karbohidrat serta menurunkan kadar lipid (zat lemak) dalam serum, sehingga dapat menekan kenaikan kadar gula darah setelah makan. Selain itu, dapat menekan kenaikan kadar kolesterol dalam darah.
Mengonsumsi cukup serat memberikan manfaat sebagai berikut
- Perasaan kenyang dan puas yang dapat membantu mengendalikan nafsu makan dan penurunan berat badan.
- Makanan tinggi serat biasanya rendah kalori
- Membantu buang air besar secara teratur.
- Menurunkan kadar lemak darah yang dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung yaitu kolesterol dan trigliserida darah.

6. Hindari Konsumsi Karbohidrat Sederhana

Makanan diabetes secara umum harus menghindari Karbohidrat sederhana secara ketat,  Karbohidrat sederhana yang diproses seperti gula pasir, madu, sirup, cake,dan selai akan langsung diserap dan digunakan tubuh sebagai energi,sehingga cepat menimbulkan rasa lapar. Gula pasir tidak mengandung zat gizi lain, hanya karbohidrat. Konsumsi gula sederhana yang berlebih dapat mengurangi peluang terpenuhinya zat gizi lainnya dan dapat meningkatkan kadar glukosa darah. Bagi penderita diabetes, gula pasir bisa diganti dengan gula diet khusus untuk penderita diabetes mellitus.

7. Batasi Konsumsi Lemak

Hindari Goreng Gorengan

Hindari Gorengan Lemak Tinggi

Makanan diabetes adalah juga menghindari makanan berlemak, Lemak dan minyak dalam makanan berguna untuk memenuhi kebutuhan energi, membantu Penyerapan vitamin A, D, E, dan K, serta menambah lezatnya makanan. Bagi sebagian besar pendududuk indonesia khususnya yang tinggal di pedesaan, konsumsi lemak atau minyak masih sangat rendah sehingga perlu ditingkatkan. Sementara konsumsi lemak pada penduduk
perkotaan perlu diwaspadai karena cenderung berlebihan. Mengurangi asupan lemak, terutama lemak jenuh dapat menurunkan
risiko diabetes. Contoh sumber asupan lemak jenuh adalah makanan yang digoreng, mentega atau santan kental, lemak hewani susu penuh (whole milk), dan cream.

8. Tepat dalam memilih Jenis Bahan Makanan

Bahan makanan untuk makanan diabetes yang dianjurkan dikonsumsi oleh penderita diabetes mellitus sebagai berikut:

a. Sumber Karbohidrat
Bahan makanan sumber karbohidrat kompleks di antaranya padi, beras merah, bakmi, kentang, ubi jalar, singkong, gandum, sagu, sereal, dan roti.

b.Sumber Protein Rendah Lemak
Bahan makanan sumber protein rendah lemak di antaranya ayam tanpa kulit, ikan, susu skim, yoghurt, tahu, tempe, dan kacang-kacangan

c. Buah
Jeruk, belimbing, salak, kedondong, semangka, apel, pir, Pepaya,apel, pisang, melon dan buah naga.

d.Sayuran

Sayuran dibagi meniadi dua golongan, yaitu sayuran golongan A dan sayuran golongan B. Sayuran golongan A adalah sayuran yang bebas dikonsumsi, mengandung sedikit sekali energi, protein dan karbohidrat.
Contohnya : gambas (jepan), lobak, selada, jamur segar, timun,tomat,sawi, taoge, kangkung, terung kembang kol, kol, lobak dan labu air.

Sayuran golongan B adalah sayuran yang boleh dikonsumsi,tetapi dibatasi l00gram setiap hari. Jenis Sayuran golongan B diantaranya buncis,daun melinjo, daun pakis, daun singkong, daun Pepaya,labu siam, daun katuk, pare nangka muda, jagung muda, genjer, kacang kapri, jantung pisang, labu waluh, kacang panjang, daun beluntas, bayam, dan wortel

Bahan makanan yang tidak dianjurkan bagi penderita diabetes sebagai berikut :

1. Mengandung banyak gula sederhana seperti gula pasir/gula tebu, gula aren,selai, jeli, sirup,susu kental manis,kue-kue manis,cake,dodol,buah buahan yang diawetkan dengan gula, es krim, dan soft drink.
2. Mengandung banyak lemak seperti fostfood,gorengan dan cake.
3. Mengandung banyak natrium seperti telur asin,kornet, ikan asin,dendeng,bumbu-bumbu seperti soda kue,ragi,MSG (monosodium glutamat) dan garam dapur
9. Makanlah Makanan yang Memiliki Nilai IG Rendah dan IK Tinggi

Untuk menolong mengatasi masalah kegemukan dan diabetes melitus, Harus mengontrol kadar gula darah agar berada dalam kondisi normal (60-120 mg/dl). Caranya adalah mengonsumsi makanan yang rendah kadar gula sehingga tidak meanikkan kadar gula darah tetapi memberikan rasa kenyang. Yakni dengan mengonsumsi produk Pangan dengan indeks glisemik (lG) rendah dan indeks kekenyangan (lK) tinggi.

lndeks glisemik (lG) adalah respon gula darah setelah mengonsumsi bahan makanan sumber karbohidrat. secara umum, Pangan lG rendah bercirikan kaya serat serta miskin karbohidrat sehingga lambat untuk dicerna, misalnya apel, kedelai, jeruk, dan anggur. Selain itu, bahan makanan lG rendah biasanya memiliki lK tinggi sehingga laju pencernaan dan penyerapannya yang lambat akan memperpanjang stimulasi reseptor-reseptor nutrien di dalam usus. Hal ini akan memberikan Perasaan kenyang lebih lama. Karena itu, bahan makanan lG rendah dan lK tinggimerupakan bahan makanan pengekang nafsu makan yang baik.

Indek Glisemik bahan makanan

Indek Glisemik bahan makanan

IG_bahan-makan2

Indek Glisemik Bahan Makanan

Indek Kekenyangan bahan makanan

Indek Kekenyangan Bahan-Bahan Makanan

Sumber : Menu Sehat 30 hari untuk mencegah dan Mengatasi Diabetes Melitus ( Ayu Bulan Febry Kurnia Dewi, S.KM ) da berbagai sumber

Share